+62 274 543473 | 543472

KSM Saraf RSUP dr. Sardjito, Basement, Irna 1, Sleman, DI Yogyakarta

saraf.fk@ugm.ac.id

Neurologi UGM Raih Dua Hibah Inovasi Pembelajaran Digital, Perkuat Pendidikan Spesialis di Era Teknologi

YOGYAKARTA — Program Studi Neurologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan kedokteran berbasis teknologi. Pada tahun 2026, dua proposal dari Departemen Neurologi berhasil lolos sebagai penerima Hibah Pengembangan Mata Kuliah dan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi, sebuah program fakultas yang mendorong inovasi pembelajaran digital di lingkungan pendidikan kesehatan.

Salah satu proposal yang memperoleh hibah adalah proposal yang diketuai oleh dr. Mawaddah Ar Rochmah, Ph.D., Sp.N., berjudul “Pengembangan Learning Management System Interaktif untuk Mata Kuliah Stroke pada Program Pendidikan Dokter Spesialis Neurologi.” Melalui pengembangan Learning Management System (LMS) interaktif, materi pembelajaran stroke akan disajikan dalam bentuk yang lebih adaptif dan berbasis kasus klinis, sehingga residen neurologi dapat mengakses modul, video klinis, diskusi interaktif, serta evaluasi berbasis kompetensi secara fleksibel. Inovasi ini diharapkan memperkuat kualitas pendidikan dokter spesialis neurologi sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan neurologi di masyarakat, sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

Selain itu, proposal dari dr. Indra Sari Kusuma Harahap, Ph.D., Sp.N., Subsp.ENK(K) juga berhasil memperoleh hibah melalui pengembangan platform “GamaMedSim AI”, sebuah website simulasi pembelajaran klinis berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami alur penalaran klinis dari proses diagnosis hingga penentuan terapi. Platform ini memungkinkan peserta didik berlatih menghadapi berbagai skenario klinis secara digital, sehingga meningkatkan kemampuan clinical reasoning secara sistematis dan berbasis teknologi. Pengembangan simulasi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence ini tidak hanya mencerminkan inovasi dalam pendidikan kedokteran, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi digital pendidikan kesehatan yang selaras dengan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

Keberhasilan dua proposal dari Departemen Neurologi ini menunjukkan komitmen FKKMK UGM dalam membangun ekosistem pembelajaran kedokteran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan masa depan. Melalui integrasi platform pembelajaran digital, simulasi klinis berbasis kecerdasan buatan, serta sistem pembelajaran interaktif berbasis LMS, pendidikan dokter spesialis neurologi di UGM terus bergerak menuju model pembelajaran yang lebih modern, kolaboratif, dan berdampak luas bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

 

Penulis : Syfa Dinia Putri

Editor : Distya Nugrahening Pradhani

Dokumentasi : –