Yogyakarta, 27 September 2026 – Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Nasional Neurologi Periode September 2026 untuk wilayah barat sukses diselenggarakan di Skills Lab Lantai 2, Grha Wiyata, FKKMK UGM, Sabtu (26/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari Uji Kompetensi Nasional bagi peserta didik pada Pendidikan Profesi Program Spesialis Neurologi yang diselenggarakan oleh Tim Ad Hoc Penyelenggara Uji Kompetensi Peserta Didik pada Pendidikan Profesi Program Spesialis Neurologi, Kolegium Neurologi Kolegium Kesehatan Indonesia. OSCE dirancang untuk menilai kompetensi klinis secara objektif dan terstandar melalui serangkaian stasiun. Dalam konteks neurologi, peserta diuji pada keterampilan anamnesis, pemeriksaan neurologis, penalaran klinis, interpretasi temuan, komunikasi dengan pasien, profesionalisme, serta keterampilan prosedural. Penggunaan pasien simulasi dan penguji terlatih memastikan setiap peserta menghadapi situasi yang setara.
Total peserta yang mengikuti OSCE Nasional Neurologi periode ini berjumlah 32 orang. Sebanyak 12 peserta berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM), 11 peserta dari Universitas Indonesia (UI), 3 peserta dari Universitas Diponegoro (UNDIP), dan 6 peserta dari Universitas Syiah Kuala (USK). Seluruh peserta merupakan dokter yang sedang menempuh pendidikan spesialis neurologi dan diuji untuk memastikan capaian kompetensi klinis sesuai standar nasional. Sebanyak 10 penguji nasional ditunjuk dalam keputusan tersebut. Mereka berasal dari berbagai institusi pendidikan dokter spesialis neurologi, antara lain FK USK, FK UNDIP, FK UI, dan FK UGM. Penunjukan penguji dari lintas institusi ini bertujuan menjaga independensi dan kualitas penilaian, sekaligus memperkuat kerja sama antar-institusi dalam pendidikan spesialis neurologi. Selain penguji, kegiatan ini melibatkan Tim Ad Hoc UKOMNAS Neurologi, Kolegium Neurologi, panitia lokal (Panlok), Koordinator Ujian Kompetensi (KUK), serta pasien simulasi yang telah dilatih dan distandardisasi. Dukungan teknis juga disiapkan, termasuk aplikasi ujian dan perangkat laptop untuk stasiun OSCE.
Seluruh 32 peserta dinyatakan lulus pada ujian kali ini. Dua peserta dari UGM meraih award peserta ujian terbaik nasional, yaitu dr. Muhammad Fauzi dan dr. Lailatus Surur. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Departemen Neurologi FKKMK UGM sekaligus mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan peserta didik di lingkungan UGM.
Penyelenggaraan OSCE Nasional Neurologi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kesehatan dan Kesejahteraan, melalui jaminan layanan kesehatan berkualitas dan perlindungan masyarakat dari praktik kedokteran yang tidak kompeten. Kegiatan ini juga mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, karena memastikan lulusan dokter spesialis neurologi memiliki kompetensi klinis yang terstandar. Selain itu, kolaborasi lintas institusi dalam penyusunan soal, penunjukan penguji, dan pelaksanaan ujian mencerminkan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan terselenggaranya OSCE ini, diharapkan mutu pendidikan dokter spesialis neurologi di Indonesia semakin meningkat, kerja sama antar-institusi semakin kuat, dan lulusan yang dihasilkan mampu memberikan pelayanan neurologi yang profesional, aman, dan bermutu bagi masyarakat.
Penulis: Halwan Fuad Bayuangga
Editor: Alfian Rismawan
Dokumentasi: Galih Arya Wijaya